Kamis

hampa..

aku menanti mu hingga penghujung hari, berharap kau datang untuk mendengar beribu ungkapan kerinduanku, aku merasakan waktu begitu lambat bergulir, hingga cahaya dipantai ini mulai redup, aku menyisakan waktu ku untuk masih menanti mu, berharap kau berjalan tanpa bersuara dibelakang ku, tanpa terasa waktu berlalu, aku tak merasakan kehadiranmu disekelilingku, sambil berbalik aku mencoba mencari mu dari bayangan gelap disekitarku, masih berharap dirimu ada, tapi tak ku temui itu, terakhir aku menghirup udara disekitarku, mungkin dengan begitu aku bisa mencium aroma wangi tubuh mu yang sudah tak asing bagi ku, tak juga ku cium hadirmu, aku tak bisa terus berdiri disini, perlahan kulangkahkan kaki ku, menyusuri pantai, sepi, dalam setiap langkahku aku merasakan hampa, sesekali aku memandang kedepan, kadang menoleh kebelakang, berharap dirimu tiba-tiba hadir atau bahkan berlari mengejarku, nihil, aku tak tahu kemana harus mencari dirimu, kau tak pernah memberi tahu dimana hadirmu, kau hanya selalu berusaha meyakinkan ku bahwa dirimu hidup didalam hati ku, akhirnya aku pasrah, berjalan untuk pulang, berharap seseorang entah siapa itu tapi dia membawa kabar tentang mu, apa pun itu, sementara aku menanti mu diruang hampa..

hargai cemburu ku..

Sayangku, jika nanti kau bertemu dengan mantan kekasihmu dan aku sedang menggengam tanganmu, jangan kau lepaskan, mungkin kau ingin menghargainya sebagai orang yang pernah memilikimu dan menganggap masih harus menghargai perasaannya, tapi bagiku itu sebagai ungkapan bahasa tubuhmu bahwa kau masih mengharapkannya.. Aku cemburu.. Jangan lakukan itu..
Tetap genggam erat tanganku, karena dengan begitu kau telah mengatakan padanya "aku bukan lagi milikmu, tak pernah lagi mengharapkanmu, pria disampingku lah kekasihku, dan aku menyayanginya lebih dari saat aku menyayangimu dulu.."

Rabu

#bisikanhati

Dahulu pernah indah..
Tak gersang dan panas seperti saat ini..
Tapi biarlah..
Aku pun tak akan menemuinya ditempat itu lagi..

#bisikanhati

semua tampak sinis saat kata hati mulai
mengungkapkan perasaan
benci..

DIA selalu tahu..

bila tuhan tak mengijinkan ku menempuh jarak yang DIA ciptakan untuk menemui mu, aku takkan memaksa, mungkin DIA ingin kita tak lagi saling menyakiti..
begitu juga bila DIA tak lagi mengizinkan kita untuk tak lagi saling menyapa, aku pun takkan memaksa, mungkin dengan begitu DIA tahu itulah jalan terbaik untuk kita saling melupakan dan mengakhiri semua rasa sakit yang pernah kita rasakan berdua..
karena DIA tahu aku begitu menyayangi mu dan tak ingin kembali melukai mu..

Selasa

tak mudah ternyata..

mulai saat itu aku terluka.. bagian hati ku yang paling dalam terasa perih.. biasanya aku sanggup mengobatinya dengan segera.. tapi saat itu aku tiba-tiba saja lupa bagaimana caranya.. aku hanya berharap luka itu perlahan membaik dan sembuh dengan sendirinya.. setiap detik berlalu mengiringi perginya waktu.. aku merasakan perih itu tak juga mereda.. hingga kini, saat aku duduk termangu dibalik sunyinya malam, aku masih merasakan sakit dibagian hati terdalam ku.. dewi malam ku kini tak lagi tampak melengkungkan senyumnya untuk ku.. dia kini bersembunyi dibalik awan hitam agar aku tak dapat melihatnya bersinar cerah menemani malam sunyi ku.. aku masih duduk dibalik sunyinya malam.. tapi perihku tak juga terobati..

Senin

Jangan mengeluh din..
Hidup ini memang tak selalu baik seperti apa yang kau bayangkan..
Kau sudah terbiasa terlupakan, dilupakan, bahkan tak dikenal..
Tak perlu merasa tak berguna karena kau bukan siapa-siapa..
Tak perlu malu mengakui dirimu tak sempurna, sangat tidak sempurna, karena dengan orang yang sangat tidak sempurna seperti mu ini, kau menjadikan hidup ini seimbang..
Berharap saja ada seseorang yang mengakui keberadaan mu meski mereka tak pernah jujur mengakui itu..
Jangan terlalu berharap kamu dibutuhkan..
Tak apa menjadi orang yang tak diakui karena kau biasa menyendiri..
Anggaplah dirimu tak pernah bisa memberikan janji manis..
Tapi kau harus punya alasan kuat akan itu..
Buatlah alasan yang terkesan tak membela diri seperti kau takut mengecewakan bila berjanji.. Itu lebih baik..
Bumi berubah mengikuti zaman din..
Apalagi manusia seperti mu..
Manusia berubah..
Tempatnya salah berkumpul..
Maklumi itu..
Sadari itu..
Jangan geram saat kau kecewa..
Itulah perubahan..
Jangan merasa tak berguna saat suara mu tak didengar, Sadari saja siapa dirimu hingga kau tak layak bicara..
Jangan mengeluh din..
Meski itu berat..
Terima kejujuran hidup din..
Kamu sudah terbiasa menahan sakit..
Begitu mudahnya semua ini din..

mungkin sindiran

mendengar nada hampa tak biasa..
merasakan hawa dingin yang menjenuhkan..
tak ada lagi keriangan disela awan cerah, hanya memperlihatkan kemunafikan apa adanya..
kicau burung terdengar seperti satire bagi jiwa yang terikat bualan..

selamat atas kemenangan mu, dunia..

Dunia..
Hari ini kau menang lagi..
Separuh hari ku kau paksa aku menahan rasa pahitnya dikecewakan..
Beberapa jam kau siksa aku dengan perihnya tusukan rasa tak dihargai..
Entah berapa lama kau buat aku terkapar akibat tinju yang kau layangkan tepat di ulu hati ku..
Membuat ku sesak dengan segala ketidak adilan ini..
Dunia..
Mungkin aku salah karena terlalu memuja keindahan mu..
Aku tak sadar itu membuatmu semakin pongah..
Dunia..
Aku sudah terbiasa dengan keangkuhan mu..
Aku pun terbiasa menunggu permintaan maaf dari mu meski itu tak mungkin..
Hingga aku mati..

aku diam..

Aku diam..
Kepalaku memanas setiap aku menahan semua yang aku rasakan..
Demi tak terucap kata yang salah, Kalimat yang arogan dengan nada keras..
Aku diam..
Saat aku tahu ternyata dari dalam hatiku aku tak mau menjadi seperti ini.. Menjadi seseorang dengan ego yang dominan..
Aku berontak..
Tapi hanya dalam pikiranku saja..
Aku mencoba menulis dan hasilnya hanya tulisan cakar ayam dengan isi sumpah serapah..
Aku mencoba melukiskan..
Entah apa yang aku lihat..? Pikirku ini hanya lukisan dengan warna gelap berantakan dan bukan sama sekali abstrak yang bernilai seni tinggi..
Orang bijak berkata.. 'tak ada manusia yang sempurna..' tapi aku..? Aku tak setuju dengan itu.. Menurutku, aku merasa sangat tak sempurna..
Akhirnya..
Aku diam, Dan tak ada yang dapat mengenali ku..

Kamis

mungkin memang tak selamanya..

"aku menyayangi mu entah dari kapan dan untuk selamanya.. entah mengapa tapi terasa.." ujarnya..
aku hanya diam.. tersenyum dan merasakan detak jantungku yang tak beraturan mendengarnya.. aku memang selalu bertanya bagaimana dan mengapa dia punya perasaan yang menggila terhadapku.. bukan tanpa sebab, aku memang ingin meyakinkan diriku sendiri..
bahkan setiap kali dia berkata.. "aku ingin memiliki mu, berdua dengan mu, bahagia bersama meski tahu kau bukan apa-apa dan tahu kau siapa.."
aku malah semakin merasa kata-katanya tak masuk akal bagi ku.. ya.. aku tak pernah merasa digilai seperti itu.. buat ku.. kalimat muluk seperti itu takkan selamanya.. mungkin bagiku sikap itu bisa dibenarkan.. tapi ternyata manusia memiliki sifat bosan.. atau mungkin dia sudah merasa bosan menjadi gila karenaku..? hingga akhirnya aku kalah.. kalah saat dia tak terdengar lagi berusaha meyakinkan ku dengan kata-kata yang mengharuskan ku menahan gejolak hati yang tak biasa..
hingga saat aku bertanya kabarnya dan dia menjawab.. "aku membuka mata.. ternyata menggilai mu suatu hal gila.. aku mencintai mu tulus tanpa pernah kau gubris.. aku menyayangi mu sesungguhnya dan tak pernah kau mau tahu.. aku menunggu mu hingga aku jenuh.. kesepian dan kau tak mengerti.."
tertegun aku mendengar apa yang dia ungkapkan.. ternyata bukan hanya merasa kehilangan.. tapi benar-benar kehilangan..
"aku menyayangi mu, sama seperti dirimu menyayangi ku, bahkan lebih.. aku begini memang karena ego ku.. aku merasa bukan siapa-siapa dan itu membuat ku merasa harus selalu diyakinkan.. aku menyimpan semua perasaan ku dan membuat semuanya seperti biasa saja karena aku tak mau membuatmu besar kepala karena kau pun merasa aku gilai.. tapi kini aku mengakui ternyata tanpa mu aku pun tak sanggup.. aku tak pernah mengabaikan apa yang kau ungkapkan.. hanya saja aku merasa tak yakin benar dengan kata-kata mu, aku rasa tak yakin benar tidak sama dengan tidak percaya.. harusnya kau kenali aku.." aku jawab dia dengan ego ku yang masih dominan..
dia menjawab.. "seharusnya kau mengerti perasaan ku.. sikap mu membuat ku merasa tak dihargai.. tak pernah merasa dipercaya olehmu membuatku sakit.."
aku terdiam sesaat..
"lalu..? sekarang..?" tanya ku..
"sekarang aku membuka mata.. mungkin aku bisa membuka hati ku untuk yang lain, meski dalam hati kecil ku aku masih menyimpan harapan terhadap mu.. tapi izinkan aku mencari.." ungkapnya..
aku semakin terdiam.. tak sanggup merasakan sakit dari apa yang dia ungkapkan.. aku merelakan nya.. tapi aku tak menyesal mengungkapkan apa yang sesungguhnya aku rasakan terhadap dirinya..
setiap detik yang kurasakan terasa lambat.. kesepian ku tanpa dirinya membuat ku tersiksa.. setiap saat aku hanya memandangi lamunanku.. berharap dia masih milikku.. aku tahu dia masih menginginkan ku.. aku tak pernah menepis apa yang ku rasa.. tak pernah juga memaksa diriku untuk melupakan nya..
mungkin dia senang dengan apa yang aku ungkapkan.. aku memang tak pernah mengatakan aku akan mencintainya dan ingin memilikinya, hidup selamanya bersamanya.. tapi aku masih mencintainya sampai saat ini.. bahkan setelah aku tahu.. apa yang dia katakan tentang perasaan cinta yang selamanya itu tak terbukti.. aku masih mencintainya.. selebihnya aku hanya berharap, meski mungkin harapan ku tak untuk selamanya..

Sabtu

Tiba-tiba saja..

Tiba-tiba aku ingin bersama mu.. Berdua saja.. Tak perlu lama bila memang tak mungkin.. Sesaat saja asal bisa menggenggam tangan mu membiarkan wewangian mu merayap ditelapak tangan ku.. Merasakan detak jantung mu dan membuktikan pada mu debaran dada ku tak biasa saat disisi mu.. Mungkin aku kaku saat berbicara dihadapan mu.. Mungkin aku tertunduk tak mampu melihat wajah mu dan hanya sesekali mencuri pandang.. Mungkin aku tak dapat merangkai kata sempurna.. Tapi setidak nya kamu menjadi tahu.. Kamu sungguh berarti.. Aku hanya tiba-tiba ingin bersama mu.. Sesaat saja.. Berdua..

Rabu

Maaf, aku tak lagi mengenal mu.. (Cinta)

cinta..
Maaf.. Kali ini aku memaksa mu menjauh..
Setelah rasa perih yang aku terima tak kunjung membaik..
Cinta..
Kali ini aku terima kepedihan ku atas luka dari mu..
Aku sadari aku layak menerima nya..
Aku terlalu bodoh..
Cinta..
Mimpi mimpi ku telah ku buang..
Cinta..
Silahkan bila kau belum puas menyakiti ku..
Lakukan sesuka mu..
Aku tak peduli lagi dengan diriku kali ini..
Cinta..
Jangan datang kali ini..
Aku enggan menyambut mu..
Aku muak dengan harum aroma mulut mu..
Aku bosan diabaikan..
Cinta..
Kini yang sempat terasa nyata menjadi sungguh sangat maya..
Terserah kau berujar beribu kata..
Maaf cinta..
Kali ini.. Tak usah lagi berharap aku percaya..
Silahkan buai aku dengan ungkapan perasaan mu cinta..
Tapi akui lah itu hanya jeratan untuk ku agar aku tetap menjadi budak mu..
Aku lakukan itu andai kau jujur mengakui nya..
Cinta..
Seorang budak tak kan pernah dapat memiliki hati sang majikan..
Seorang budak hanya akan menjadi permainan..
Dan aku lah budak itu..
Maaf cinta..
Aku yang telah mengsalah artikan perlakuan mu..
Aku terbuai dengan kata kata manis yang menjerat pikiran ku..
Cinta..
Aku tak mengukur diri..
Aku tak pernah bercermin dan menyadari siapa aku..
Cinta..
Aku lah budak mu..
Dan kau selalu menjadi majikan..
Cinta..
Kini aku sepenuh nya tak lagi memiliki hati..
Tak lagi menggunakan perasaan ku..
Tak ingin lagi memaksa meminta hati mu..
Cinta..
Kini aku hanya melakukan apa yang kau mau layak nya seorang budak melakukan keinginan sang majikan..
CINTA..
KINI AKU TAK LAGI MENGENAL MU..
Maaf cinta..
Bila aku membisu..
Bila setiap kesalahanku tak pernah lagi ku tebus dengan kata maaf ku..

Demi melihat mu.. (Cinta)

Cinta..
Tetap lah bersama ku meski kau enggan mendekati ku, aku jaga dirimu hingga kau menemukan persinggahan mu..
Saat dingin menusuk mu dan kau enggan ku peluk, aku buatkan api unggun untuk mu..
Saat air mata mu menetes dan kau tak ingin menangis dipundakku, tak apa, aku bisa memberi mu sapu tangan, hapuslah air mata mu..
Saat kau bersedih dan hati mu gundah, tapi tetap kau tak sudi bercerita kepada ku, tak apa, ku ambilkan kertas untuk mu, tulislah segala kegundahan mu..
Saat bahagia menyapa hati mu, tak perlu kau bagi dengan ku, simpanlah, pergilah, habiskan waktu sejenak untuk mu melepas tawa, tanpa perlu kau pedulikan aku, kembalilah pada ku saat semua sirna..
Cinta..
Saat aku jatuh sakit, menjauhlah sesaat, karena aku tak ingin menularkan penyakitku kepada mu..
Cinta..
Meski suatu saat aku harus mendayung sebuah sampan ditengah badai besar demi mengantar mu menuju kapal pesiar, aku akan lakukan itu untuk mu..
Cinta..
Pergilah.. Karena aku telah selesai menjaga mu dan mengantarmu ke tempat persinggahan mu..
Mungkin, Aku akan selalu mengirimi mu surat dan bertanya kabar tentang mu, Tak apa bila kau enggan membalas, Tak sudi membaca nya, Atau surat ku berakhir diperapian, Karena dengan begitu, aku menjadi tahu, semakin banyak surat yang tak terbalas, dirimu telah menemukan penjaga hati mu..

Selasa

takkan ku paksa diri ini untuk melupakannya..

Takkan ku paksa diri ini untuk melupakannya,
kan ku biarkan dirinya tetap hidup didalam pikiran ku,
hidupku akan terus berjalan seiring dengan bergulirnya waktu,
meski tanpa dia yang nyata,
meski tanpa dirinya yang dulu tulus memberikan senyum termanisnya,
akan ku atur setiap hembusan nafas ku agar tak sesak saat bayangan wajah cantiknya melintas dalam angan ku,
biarlah suara halusnya selalu membisiki telingaku saat aku rindu,
aku akan berjalan dibawah derasnya air hujan,
mungkin itu akan membuatku sakit demam,
tapi itu tak sebanding dengan derasnya airmata yang dia kucurkan saat aku menyakiti hatinya selama ini,
kadang aku berharap ada sesuatu yang membentur kepala ku dan membuatku melupakan dirinya,
tapi itu tak benar karena aku pasti takkan melihatnya bahagia saat dia memeluk penjaga hatinya kelak,
kini aku harus berhati-hati saat melangkah,
karena dia tak mungkin lagi peduli saat aku tersandung lalu jatuh dan luka,
biarlah,
tanpa dia mungkin aku lebih kuat,
aku tahu,
rasa ini tak harus ku buang,
tak perlu ku rubah,
aku masih menyayanginya meski dia harus membenci ku,
aku tetap akan mengenalnya meski aku tak lagi ada dihatinya,
aku tetap tersenyum untuknya meski dia sudah tak lagi tersenyum kepada ku,
takkan ku paksa diri ini untuk melupakannya,
biarlah semua yang ku rasa tetap tinggal didalam hatiku,
hidupku akan terus berjalan seiring dengan bergulirnya waktu,
terimakasih atas segala warna yang telah kau lukiskan didinding hatiku..

harapan..

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini..
pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

(Kahlil Gibran)

dari bikini bottom..

1. "pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan.. Aku (Patrick) lebih suka jadi idiot dari pada kehilanganmu (Spongebob )"

2. spongebob: "Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi..?"
patrick: "menunggumu kembali.."

3. Saat spongebob menjadi kaya dan melupakan patrick.. Hingga akhirnya spongebob sadar dan patrick pun berkata:
"kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali"

4. Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur-ubur milik spongebob, patrick berkata:
"Tak apa kawan.. aku mungkin hanya bintang laut yang jelek.. lebih baik aku pergi dari bikini bottom ini, ambil saja barang-barangku.. tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan.."

5. Patrick berteriak:
"AKU JELEK DAN AKU BANGGA..!!!"

6. "Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bukan rahasia lagi.."

7. Ketika spongebob ingin masuk anggota jelly spotter.. terakhirnya patrick bicara:
"pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat.."

8. Saat itu orang tua Patrick akan datang menjenguk patrick.. Tapi Patrick takut dikatai bodoh oleh orang tuanya.. Demi Patrick, SpongeBob rela berakting menjadi orang 'bego' agar orang tua Patrick tidak mengatai anaknya 'bego'.. Lalu Patrick berkata kepada SpongeBob:
"TEMAN ADALAH KEKUATAN"

9. Saat spongebob akan les mengemudi untuk mendapetkan SIM.. Dia diberi nasihat..
"seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari.."

10. "Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas"

*dan masih banyak lagi.. :)..

Senin

tanya sang anak..

Konon pada suatu desa terpencil
Terdapat sebuah keluarga
Terdiri dari sang ayah dan ibu Serta seorang anak gadis muda dan naif..!
Pada suatu hari sang anak bertanya
pada sang ibu.. "Ibu..! Mengapa aku dilahirkan wanita..?"
Sang ibu menjawab.. "Kerana ibu lebih kuat dari ayah.."
Sang anak terdiam dan berkata.. "Kenapa jadi begitu..?"
Sang anak pun bertanya kepada sang ayah.. "Ayah.. Kenapa ibu lebih kuat dari ayah..?"
Ayah pun menjawab.. "Kerana ibumu seorang wanita.."
Sang anak kembali terdiam, dan sang anak pun kembali bertanya.. "Ayah.. Apakah aku lebih kuat dari ayah..?"
Dan sang ayah pun kembali menjawab.. "Iya, kau adalah yang terkuat.."
Sang anak kembali terdiam dan sesekali mengerut dahinya, Dan dia pun kembali melontarkan pertanyaan yang lain.. "Ayah.. Apakah aku lebih kuat dari ibu..?"
Ayah kembali menjawab.. "Iya, kaulah yang terhebat dan terkuat..!"
"Kenapa ayah, kenapa aku yang terkuat?" Sang anak pun kembali melontarkan pertanyaan..
Sang ayah pun menjawab dengan perlahan dan penuh kelembutan.. "Kerana engkau adalah buah dari cintanya.."
"Cinta yang dapat membuat semua manusia tertunduk dan terdiam.."
"Cinta yang dapat membuat semua manusia buta, tuli serta bisu"
"dan kau adalah segalanya buat kami.. Kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kami.."
"Tawamu adalah tawa kami.."
"Tangismu adalah air mata kami, dan cintamu adalah cinta kami.."
Dan sang anak pun kembali bertanya.. "Apa itu Cinta, Ayah..? Apa itu Cinta, Ibu..?"
Sang ayah dan ibu pun tersenyum, dan mereka pun menjawab.. "Kau, kau adalah cinta kami sayang.."

(Khalil Gibran..)

Kisahku..

Dengarkan kisahku..
Dengarkan, tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku, kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..
Jika kita mencintai, cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita..
Jika kita bergembira, kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri..
Jika kita menderita, kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam..
Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus..
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi..
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahasia,
ia hanya dapat difahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap..


(Kahlil Gibran)

bagi sahabatku yang tertindas..

Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan,
diberi makan pada dada penurunan nilai,
yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani,
engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir..
Wahai askar yang diperintah oleh hukum yang tidak adil oleh lelaki yang meninggalkan isterinya,
anak-anaknya yang masih kecil,
sahabat-sahabatnya,
dan memasuki gelanggang kematian demi kepentingan cita- cita,)yang mereka sebut "keperluan"..
Wahai penyair yang hidup sebagai orang asing di kampung halamannya,
tak dikenali di antara mereka yang mengenalinya,
yang hanya berhasrat untuk hidup di atas sampah masyarakat dan dari tinggalan atas permintaan dunia yang hanya tinta dan kertas..
Wahai tawanan yang dilemparkan ke dalam kegelapan kerana kejahatan kecil yang dibuat seumpama kejahatan besar oleh mereka yang membalas kejahatan dengan kejahatan,
dibuang dengan kebijaksanaan yang ingin mempertahankan hak melalui cara-cara yang keliru..
Dan engkau, Wahai wanita yang malang,
yang kepadanya Tuhan menganugerahkan kecantikan..
Masa muda yang tidak setia memandangnya dan mengekorimu,
memperdayakan engkau,
menanggung kemiskinanmu dengan emas..
Ketika kau menyerah padanya,
dia meninggalkanmu..
Kau serupa mangsa yang gementar dalam cakar-cakar penurunan nilai dan keadaan yang menyedihkan..
Dan kalian, teman-temanku yang rendah hati,
para martir bagi hukum buatan manusia..
Kau bersedih, dan kesedihanmu adalah akibat dari kebiadaban yang hebat,
dari ketidakadilan sang hakim, dari licik si kaya,
dan dari keegoisan hamba demi hawa nafsunya Jangan putus asa,
kerana di sebalik ketidakadilan dunia ini,
di balik persoalan,
di balik awan gemawan,
di balik bumi,
di balik semua hal ada suatu kekuatan yang tak lain adalah seluruh kadilan,
segenap kelembutan,
semua kesopanan,
segenap cinta kasih..
Engkau laksana bunga yang tumbuh dalam bayangan..
Segera angin yang lembut akan bertiup dan membawa bijianmu memasuki cahaya matahari tempat mereka yang akan menjalani suatu kehidupan indah..
Engkau laksana pepohonan telanjang yang rendah kerana berat dan bersama salju musim dingin..
Lalu musim bunga akan tiba menyelimutimu dengan dedaunan hijau dan berair banyak..
Kebenaran akan mengoyak tabir airmata yang menyembunyikan senyumanmu..
Saudaraku,
kuucapkan selamat datang padamu dan kuanggap hina para penindasmu..

(Khalil Gibran..)

sendiri

Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia memekik ngeri
Dicekik kesunyian kamarnya
Ia membenci.. Dirinya dari segala
Yang minta perempuan untuk kawannya
Bahaya dari tiap sudut.. Mendekat juga
Dalam ketakukan-menanti ia menyebut satu nama
Terkejut ia terduduk.. Siapa memanggil itu..?
Ah..! Lemah lesu ia tersedu..: Ibu..! Ibu..!

Februari 1943

(Chairil Anwar..)

Tuhan, kali ini aku memohon..

Tuhan,
pertemukan aku dengan dirinya,
aku ingin melihat senyum manis dari wajah cantiknya dengan jarak yang memungkinkan aku mencium aroma harum tubuhnya,
jarak yang bisa membuatku mendengar apa yang dia katakan walau dia berbisik sekali pun,
jarak yang membuat dia merasakan debaran jantungku saat aku menghampirinya,
aku mengaguminya..
Tuhan,
tak perlu KAU beri tahu dia berapa besar harapanku akan dirinya,
dia akan tahu saat bibirku bergetar demi merangkai kata yang tepat untuk mengungkapkan betapa dia sangat indah..
Tuhan,
aku ingin KAU memberi kekuatan saat aku harus merelakan dia berbalik dari hadapanku,
jangan KAU biarkan jantungku berdetak tak beraturan,
jangan KAU biarkan tanganku terkepal demi menahan amarah saat harus melihat dia merangkul pria terbaik yang KAU hadirkan untuknya,
biarkan lah aku menggenggam tangannya walau sesaat, agar aku tak kehilangan wangi khas dari dirinya..
Tuhan,
berikanlah aku kesempatan untuk menempuh jarak yang KAU ciptakan ini,
Tuhan..
kali ini aku memohon..

A soldier reads a letter to his wife and children..

My love..
You are strong and you will do well in life..
I love you and my children deeply..
Today and tomorrow let each day grow and grow..
Keep smiling and never give up, even
when things get you down. So in closing my love, tonight tuck my children in bed warmly, tell them I love them, then hug them for me and give them both a kiss goodnight from daddy..

(black hawk down..)

Minggu

du'a lalaki durjana..

Duh Gusti..
Upami anjeunna jodo abdi..
Caket keun gusti..
Namung upami anjeunna sanes jodo abdi..
Sing dijodo keun.. Gusti..
Upami anjeunna henteu ngajodo sareng abdi.. Gusti..
Nya janten keun abdi sareng anjeunna jodo atuh.. Gusti..
Upami anjeunna sanes jodo abdi mah.. Gusti..
Tong dugi anjeunna kengeng jodo nu sanes.. Iwal abdi.. Gusti..
Duh Gusti..
Lamun teh anjeunna teu tiasa dijodokeun sareng abdi..
Tong dugikeun anjeunna kengeng jodo nu sanes.. Gusti..
Keun we anjeunna jodo sareng abdi.. Gusti..
Duh Gusti..
Upami anjeunna jodo sareng nu sanes..
Pisahkeun.. Sareng teras jodo keun sareng abdi.. Gusti..
Saupami na anjeunna tetep jodo ka nu sanes..
Wios nu sanes mah pendak sareng nu sanes deui.. Gusti..
Sareng teras jodokeun deui we anjeunna sareng abdi.. Gusti..
Aaamiiiin..

(Cangehgar..)

Sabtu

wanita sederhana itu istriku..

Dia wanita sederhana yang selalu pantas dengan busana apa pun yang diberikan suami nya atau bahkan dia beli sendiri..
Sekali pun hanya dibelikan suami nya dan dia yang memilih dengan harga tak lebih dari harga ikan asin dipasar saat dia berbelanja untuk makan anak dan suami nya..
Tak terlihat busana murah yang murahan saat dia memakai nya..
Dia wanita sederhana yang selalu tampak cantik dengan semua make up yang dia pakai..
Meski pun make up itu tak pernah dia beli sesering dia membeli terigu dan minyak goreng untuk kebutuhan dapur demi menjejali perut suami dan anak nya agar bisa bertahan hidup..
Dia wanita sederhana yang dibawa hidup dalam penderitaan suami nya dengan segala macam kesusahan didalam nya..
Dia wanita sederhana yang tak pernah besar kepala saat dia tahu betapa suami nya terlalu menyayangi nya..
Dia wanita sederhana yang terlalu sabar meski tangan kasar dan kata kata yang bernada bentakan dari suami nya selalu membuat hati nya terluka dari rasa sakit yang dia tahan sendiri..
Dia wanita sederhana yang penurut saat suami nya berkata demi ego yang mengatas nama kan suami adalah penguasa..
Dia wanita sederhana yang tak pernah merasa lelah..
Saat rengekan anak nya meminta..
Saat suami nya memerintah..
Saat dia harus menyelesaikan tugas rumah nya yang sebenarnya bukan tugas wajib untuk dirinya..
Hanya karena ego sang suami yang akhirnya seperti ada peraturan dari jaman dahulu bahwa seorang istri harus memiliki tugas rutin dirumah..
Namun entah kenapa dia tak pernah lelah..
Dia wanita sederhana yang tak menuntut karena dia tahu suami nya bukan lah seorang kaya raya..
Karena dia sadar menikahi seorang pria miskin adalah pilihan hidup nya..
Karena dia mengerti tak ada tuntutan dari rasa sayang yang terlalu besar dari dirinya..
Dia wanita sederhana yang terlalu sering meneteskan air mata sesaat sebelum memejamkan mata nya..
Air mata dari segala kemarahan yang tak ingin dia ungkapkan terhadap suami nya..
Bahkan haram bagi nya bila sampai orang orang disekitar nya mengetahui kemarahan, kekesalan, kesedihan dirinya terhadap suami nya..
Orang orang yang bermulut besar dan maniak masalah rumah tangga..
Serta orang orang yang berkemampuan layak nya wartawan sawan pencari berita sampah untuk mereka konsumsi demi tai kuping dan otak dangkal mereka..
Itu bukan sifat dia yang senang berbagi kegundahan hati dengan manusia-manusia semacam itu..
Dia wanita sederhana yang selalu tahu menjaga keburukan didalam rumah..
Meski orang lain mencium kebusukan dari balik pintu rumah yang dia beserta suami dan anak nya tempati..
Dia wanita sederhana dari seorang suami yang tak becus menjaga hati wanita,
mengungkapkan perasaan cinta,
bahkan menunjukkan rasa sayang layak nya suami-suami yang lain lakukan terhadap istri nya..
Dia wanita sederhana yang tahu adat, tatakrama dan sopan santun dihadapan suami nya..
Bahkan lingkungan nya sekali pun..
Dia wanita sederhana yang jauh dari sempurna..
Tapi suami nya sangat mencintai nya..
Hingga apalah arti sempurna tanpa cinta..
Dia wanita sederhana yang belum pernah merasakan beratnya perhiasan menghiasi dirinya karena suami nya tak pernah mampu membelikan nya..
Dia wanita sederhana yang jauh dari keluh kesah..
Dia wanita sederhana yang hanya ingin hidup bahagia bersama suami dan anak-anak nya.. Tak lebih..
Dia wanita sederhana yang sangat aku cintai..
Karena aku suami nya..
Sedangkan aku..
Aku hanya seorang suami yang tak becus..!
Aku suami yang tak berkemampuan dari seorang wanita yang sederhana seperti dia..

percayalah..

mungkin langit pun merasakan kehilangan,
tidak hanya sekejap dia meneteskan air matanya..
sudahlah,
hentikan hujan mu,
bungkam petir mu,
singkirkan awan hitam yang menggayut menghalangi warna biru mu,
percayalah..
kau akan terlihat sangat indah saat mentari menyinari jiwa besar mu..

I wanna grow old with you..

i wanna make you smile..
whenever you're sad..
carry you around when your arthritis is bad..
all i wanna do, is grow old with you..
I'll get you medicine when your tummy aches..
Build you a fire if the furnace breaks..
So, it could be so nice growing old with you..
I'll miss you..
Kiss you..
Give you my coat when you are cold..
Need you..
Feed you..
Even let you hold the remote control..
So let me do the dishes in our kitchen sink..
Put you to bed when you've had too much to drink..
Oh I could be the man that grows old with you..
I wanna grow old with you..

IBU (untuk hari ibu yang terlewatkan..)

aku berada jauh diluar komunitas mapan..
ha haa.. thanks mom.. aku tak pernah menyesal dilahirkan dari rahim seorang ibu yang tak berkecukupan..
tak kan pernah marah karena bekal hidup dari mu jauh dari cukup..
tak pernah menyalahkan mu bila aku hidup pas-pasan karena sekolahku tak cukup tinggi untuk mendulang kebahagiaan..
tanpa itu semua pun aku akan selalu membuat mu bahagia..
karena doa-doa tulus dari mu membuat ku terlalu menyayangi mu..
aku bangga memiliki ibu seperti mu..
wanita tegar dengan segala kesusahan yang selalu aku berikan untuk mu..
biarlah hatiku selalu merasa tersakiti oleh mereka yang menampakan kemampuan nya karena mereka diberikan bekal hidup cukup untuk membahagiakan ibu-ibu mereka kemudian hari..
asal kan hati mu tak tersakiti oleh mereka yang memicing kan mata saat melihat ke arah mu hanya karena engkau wanita miskin yang hanya sanggup membesarkan semua buah hati nya (termasuk aku) dengan keringat mu..
itu sangat membuat ku bangga..
engkau wanita tercantik dalam hidupku..
aku tak menyesal karena engkau membesarkan ku dengan segala kemiskinan yang aku terima.. bukan.. bukan aku ingin membuat mu menangis.. tapi lihat lah apa yang aku tulis dari sisi aku yang bangga terhadap mu..
lupakan lah kemalangan ku.. satu saja yang harus engkau ingat.. aku terlalu menyayangi mu..
maafkan aku tak pernah bisa membahagiakan mu.. doa-doa tulus mu belum bisa aku balas.. jujur dari hati ku saat ini terhadap mu ibu ku..
aku sedang sakit hati oleh mereka didalam komunitas itu.. komunitas samar yang tanpa sadar mereka tunjukkan terhadap ku..
komunitas besar yang berisi tawa orang-orang yang jauh dari mimpi ku.. mimpi yang tak pernah bisa aku beli.. mimpi yang tak pernah bisa aku wujud kan untuk aku bagi bersama mu demi melihat mu tersenyum bangga terhadap ku..
demi melihat air mata bahagia mu bukan seperti saat ini.. ya.. saat ini aku hanya bisa melihat mu tersedu sedih meski tak pernah engkau tunjukkan terhadap ku..
andai air mata mu jatuh hanya karena melihat masa lalu..
jangan lakukan itu.. karena aku dibesarkan oleh kasih sayang mu.. bukan oleh kepedihan mu..
ibu..
maaf aku bercerita tentang sakit hati ku..
maaf aku datang dengan air mata ku..
maaf kan aku bila nanti aku kembali mendatangi mu karena aku merasakan hal serupa..
suatu saat nanti aku akan mengabari mu tentang kabar bahagia untuk mu..
hapus air mata mu..
aku bercerita terhadap mu bukan untuk membuat mu menangis.. tapi aku datang karena engkau selalu membuat ku merasa kuat saat aku tak tahan dengan segala sakit hati ku..
ibu..
wariskan lah sifat halus dan sikap tegar mu untuk ku..
wariskan kedua harta itu untuk ku..
ibu..
temani aku nanti saat aku kembali mendatangi mu.. belai lembut rambut dikepala ku saat aku bercerita.. ucapkan doa-doa mu nanti saat aku berjalan meninggal kan mu..
tersenyum lah untuk ku..